Jasa Desain Arsitek, Interior, Renovasi & Bangun Rumah Serta Gedung

Rabu, 23 September 2020

Konsep Rumah tumbuh adalah salah satu cara untuk merencanakan dan membangun rumah dengan cara bertahap. Rumah tumbuh biasanya dilakukan dalam jangka waktu yang panjang. Dana yang belum mencukupi adalah alasan yang paling sering digunakan saat seseorang memilih membangun rumah tumbuh.



Mereka yang membangun rumah dengan konsep rumah tumbuh biasanya berasal dari kalangan pekerja dengan usia tanggung atau keluarga muda yang anggota keluarganya masih berjumlah dua atau tiga orang. Membangun rumah tumbuh cocok bagi Anda yang ingin memiliki rumah milik sendiri, tapi kondisi keuangan tidak memungkinkan untuk sekaligus membangun rumah secara keseluruhan.

Bila diperhatikan, rumah tumbuh merupakan salah satu konsep rumah yang marak ditawarkan pengembang akhir-akhir ini. Dari segi ukuran, rumah tumbuh biasanya memiliki luas tanah yang besar namun luas bangunan yang kecil. Lazimnya, rumah tumbuh terdiri dari dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Selain itu, pondasi bangunan ini dibuat dengan kemampuan untuk menyangga rumah dua lantai.

Ketika proses pembangunan dimulai, Anda tidak membabat habis lahan yang ada, namun menyisakan sedikit ruang untuk dikembangkan sesuai dengan kebutuhan penghuni di waktu yang akan datang. Itulah mengapa konsep ini dinamakan rumah tumbuh, karena rumah akan “tumbuh” di masa depan. Dari situ, dapat kita ketahui bahwa untuk membangun rumah tumbuh dibutuhkan waktu yang lama. Akan tetapi, rumah yang ideal, sesuai dengan keinginan pemilik, bisa didapatkan.

Dua Jenis Rumah Tumbuh

  1. Rumah tumbuh horizontal

Konsep rumah tumbuh horizontal ini cocok digunakan di lahan yang luas sehingga pengembangannya dilakukan ke samping.

  1. Rumah tumbuh vertikal.

Konsep ini biasa digunakan karena lahan yang tersedia kecil, sehingga pengembangannya dilakukan ke atas (menambah lantai rumah). Pada rumah tumbuh vertikal ini, harus diperhatikan kekuatan struktur bangunannya (kolom dan pondasi), apakah kuat untuk dibuat 2 lantai atau mungkin lebih.

Rencana Anggaran Biaya Rumah Tumbuh

Setelah selesai menyusun rencana akan seperti apa pembangunan rumah tumbuh Anda nanti, langkah selanjutnya adalah menyusun RAB untuk rumah tumbuh. RAB adalah perkiraan biaya material bangunan, upah tukang bangunan, dan biaya ekstra lain yang dibutuhkan untuk mendirikan bangunan, dalam hal ini anggaran untuk rumah tumbuh. RAB sangat berguna sebagai pedoman dalam pembangunan agar proses pembangunan rumah tumbuh berjalan dengan efisien, efektif, dan lancar.

Karena proses pembangunan rumah tumbuh terjadi dalam jarak dan jangka waktu yang panjang, Anda perlu memperhitungkan laju inflasi agar anggaran yang Anda siapkan tidak jauh berbeda dengan total pengeluaran sebenarnya. Masukkan jumlah kenaikan harga bahan bangunan ataupun upah tukang bangunan pada RAB sebesar 5-10% setiap tahunnya. Dengan cara ini, Anda dapat memperhitungkan kenaikan biaya pada pembangunan rumah tumbuh tahap selanjutnya.


Untuk informasi hubungi kami :
Jalan Kutilang V  RT.24  No.147
Ring Road - Balikpapan 
Icon Email metroproperti74@gmail.com
 Telepon Call 62 821 5022 3255
Telepon Call +62 821 5022 3255
 Whatsapp : 0821 5022 3255




Tag Pencarian :
Konsep Rumah Tumbuh
Reaksi:

0 komentar:

Profil Kami

Metro Properti Balikpapan, Merupakan Penyedia Jasa Konstruksi, Desain & Renovasi Online Yang Berlokasi di Balikpapan.

METRO PROPERTI BALIKPAPAN
Jasa Konstruksi, Desain & Renovasi

Hubungi Kami

Buka hari Senin-Jumat :
Jam 08.00 : 17.00
Buka hari Sabtu :
Jam 08.00 : 13.00

Telepon Call 0821 5022 3255
WA / HP : 0821 5022 3255
Icon Email metroproperti74@gmail.com



Copyright © | Powered by METRO PROPERTI BALIKPAPAN
HOME | Tentang Kami | PELUANG KERJA | ANDA CARI TUKANG | Hubungi Kami