Di dalam perjalanan udara, pilihan tempat duduk menjadi hal yang sangat krusial bagi banyak penumpang. Beberapa orang memilih untuk menghindari tempat duduk di bagian belakang pesawat, sementara yang lain justru merasa lebih nyaman memilihnya.
Fenomena ini menimbulkan pertanyaan terkait preferensi penumpang dalam memilih kursi mereka. Banyak yang merasa posisi di depan lebih ideal, sementara ada juga yang merasakan kenyamanan di area belakang.
Salah satu faktor yang mempengaruhi pilihan ini adalah kenyamanan dan gangguan yang mungkin terjadi selama penerbangan. Misalnya, penumpang di barisan belakang seringkali merasa lebih santai karena tidak ada orang di belakang sana yang dapat mengganggu.
Pilihan Tempat Duduk yang Beragam dan Alasan di Baliknya
Setiap penumpang memiliki alasan tersendiri ketika memilih tempat duduk di pesawat. Beberapa lebih menyukai kursi di bagian depan untuk akses cepat keluar, sementara yang lain menginginkan pengalaman duduk yang lebih tenang di bagian belakang.
Keputusan ini seringkali dipengaruhi oleh pengalaman pribadi. Misalnya, seseorang mungkin pernah merasakan ketidaknyamanan ketika duduk di tengah kabin, sehingga akhirnya lebih memilih sudut belakang yang dianggap tidak banyak dilalui para penumpang.
Sebagian besar penumpang merasa bahwa duduk di dekat jendela memperkaya pengalaman terbang mereka. Namun, ternyata ada juga yang menemukan keindahan lain dalam duduk di pojok belakang, seperti kesempatan untuk bersandar lebih nyaman.
Kelebihan Duduk di Pojok Belakang Pesawat
Seorang pelancong bernama John Burfitt memiliki pandangan berbeda tentang tempat duduk di pesawat. Dia menyatakan bahwa duduk di belakang berbagai keuntungan yang luput dari perhatian banyak orang.
Dari pengalamannya, Burfitt menemukan bahwa duduk di dekat toilet memang memberikan kenyamanan tersendiri. Salah satu alasannya adalah peluang untuk tidak diganggu oleh troli minuman yang terbang ke lorong selama penerbangan.
Selain itu, Burfitt juga merasa lebih bebas dari tendangan yang sering dialami penumpang di kursi depan. Menurutnya, dengan duduk di belakang, tidak ada risiko untuk ditendang dari belakang lagi.
Pandangan Baru tentang Tempat Duduk di Pesawat
Burfitt mengungkapkan bahwa dengan memilih kursi di bagian belakang, ia dapat menikmati perjalanan tanpa tekanan. Sudut kursi yang bisa disandarkan ke dinding memberikan pengalaman tidur yang jauh lebih menyenangkan.
Dia berpendapat bahwa posisi ini justru bisa memberikan pengalaman yang lebih intim dengan objek di udara—langit dan awan. Ketika dia terbang di samping jendela, dia merasa seolah-olah menjadi bagian dari pemandangan tersebut.
Pengalaman ini mengubah cara pandangnya mengenai penerbangan. Ia kini lebih memilih untuk duduk di area yang sebelumnya dianggap paling tidak favorit dalam kabin pesawat.














