Pemimpin tertinggi Vietnam, To Lam, baru saja mengungkapkan visi ambisius dalam kongres Partai Komunis yang diadakan setiap lima tahun di Hanoi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi yang dipacu hingga melebihi 10% setiap tahun menjelang akhir dekade ini dan berkomitmen untuk memberantas korupsi secara serius.
Dalam pidatonya yang dihadiri oleh hampir 1.600 delegasi partai, Lam menekankan bahwa pelanggaran hukum harus ditindaklanjuti dengan tegas. Ia juga menyerukan reformasi administrasi besar-besaran untuk mengurangi pemborosan dan negativisme yang ada di lingkungan pemerintahan.
“Infrastruktur harus diperkuat agar dapat beradaptasi dengan perubahan iklim serta meningkatkan konektivitas regional dan internasional,” ujar Lam. Pernyataan tersebut menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi tantangan yang dihadapi Vietnam saat ini.
Rancangan Pertumbuhan Ekonomi yang Ambisius untuk Vietnam
Target pertumbuhan sebesar 10% per tahun sangatlah ambisius bagi Vietnam, yang saat ini berusaha memperkuat posisinya dalam rantai pasok global. Dokumen partai yang ditinjau sebelumnya menunjukkan bahwa itu menjadi landasan utama bagi semua kebijakan ke depannya.
Untuk mencapai target ini, Lam menyatakan bahwa pemerintah perlu memangkas birokrasi dan memperluas perdagangan di kancah internasional. Hal ini penting untuk menjaga kepentingan nasional sambil mendorong kemandirian negara.
Sejak menjabat, Lam dikenal memiliki gaya kepemimpinan yang dinamis. Dalam waktu kurang dari dua tahun, ia berhasil mengurangi jumlah kementerian dan lembaga dengan menghapus delapan di antaranya, serta memangkas hampir 150.000 pekerjaan dari sektor publik.
Pemilihan Pimpinan Partai Sebagai Langkah Strategis
Kongres ini berlangsung selama satu pekan dan tidak hanya fokus pada isu ekonomi, tetapi juga pemilihan Sekretaris Jenderal Partai, posisi terkuat di Vietnam. Banyak analis memprediksi bahwa To Lam akan berhasil mempertahankan jabatannya, sembari berambisi untuk meraih posisi Presiden.
Jika Lam berhasil mendapatkan kedua posisi tersebut, maka ia akan memiliki kekuatan yang sangat besar dalam menghadapi tantangan di dalam negeri maupun luar negeri. Situasi ini mirip dengan yang dialami oleh Presiden China, Xi Jinping.
Nguyen Khac Giang dari ISEAS-Yusof Ishak Institute Singapura menjelaskan bahwa jika Lam menggabungkan kedua posisi itu, ia akan mendapatkan legitimasi yang kuat dalam kepemimpinannya, terutama setelah berakhirnya Perang Vietnam.
Tantangan Global yang Menghampiri Vietnam di Tengah Visi Ambisius
Walau Lam memproyeksikan ambisi yang besar, ia juga mengakui bahwa tantangan global mengintai. Masalah seperti bencana alam, risiko keamanan, dan ketegangan antarnegara besar menjadi ancaman nyata bagi stabilitas rantai pasok energi dan pangan.
Namun, Lam tetap berkomitmen untuk memerangi korupsi dan menjadikan sektor swasta sebagai salah satu pilar utama dalam ekonomi negara. Ia percaya bahwa tanpa langkah ini, target pertumbuhan yang ambisius tidak akan bisa dicapai.
Dokumen yang disampaikan dalam kongres menuntut penegakan disiplin hukum yang ketat untuk menyelesaikan isu kronis di Vietnam. Kegagalan dalam implementasi hukum yang baik selama ini dianggap menggerus kepercayaan publik.
Dengan berbagai rencana dan komitmen yang ada, Kongres Partai Komunis Vietnam diharapkan mampu memperkuat posisi To Lam sebagai figura kunci di negara ini. Visioner dan ambisius, visi Lam diharapkan membawa Vietnam menuju transformasi menjadi kekuatan ekonomi baru di Asia dalam lima tahun ke depan.
Dalam suasana yang penuh harapan ini, semua perubahan tak hanya perlu didorong oleh pemimpin, tetapi juga oleh seluruh lapisan masyarakat. Komitmen kolektif dari seluruh elemen bangsa akan menjadi kunci utama keberhasilan Vietnam di masa yang akan datang.
Dengan ketegasan dan solusi yang inovatif, pemerintah Vietnam di bawah kepemimpinan To Lam berpotensi untuk menavigasi berbagai tantangan yang ada dan mewujudkan visi yang telah ditetapkan. Ini adalah momen penting bagi Vietnam untuk menjadi lebih berdaya saing dan bertumbuh dalam konteks global.














