Natal yang baru saja berlalu menyisakan harapan untuk tahun baru 2026. Di tengah suasana liburan tersebut, sejumlah film baru Indonesia bersiap untuk tayang pada libur Lebaran, salah satunya adalah Pelangi Di Mars yang disutradarai oleh Upie Guava dan diproduksi oleh Mahakarya Pictures.
Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026, bersamaan dengan perayaan liburan Lebaran. Dengan semangat keluarga, Pelangi di Mars menawarkan sebuah petualangan yang tidak hanya menghibur tetapi juga mendidik.
Cerita film ini berfokus pada seorang anak bernama Pelangi yang berpetualang bersama robot-robot cerdas di planet Mars. Tema yang diangkat dalam film ini seputar hubungan keluarga serta persahabatan, memberikan sentuhan emosional yang kuat.
Strategi Rilis yang Tepat untuk Momen Keluarga
Pemilihan waktu tayang yang bertepatan dengan Lebaran menunjukkan komitmen untuk menciptakan suasana berbagi yang harmonis di dalam bioskop. Tradisi menonton film bersama keluarga saat libur panjang memang menjadi kegiatan yang dinanti-nanti setiap tahun.
Produser film Dendi Reynando menyatakan, “Lebaran adalah saat yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga, dan kami percaya bahwa bioskop seharusnya menjadi bagian dari momen tersebut.” Dengan demikian, Pelangi di Mars diharapkan dapat mendekatkan keluarga Indonesia melalui pengalaman menonton yang menyenangkan.
Penting bagi film ini untuk menyampaikan pesan-pesan positif kepada anak-anak, dan produser menyebutkan bahwa film ini dirancang sebagai sarana bagi anak-anak untuk meraih mimpi dan berimajinasi lebih jauh. Hal ini menciptakan harapan baru dalam perfilman anak di Indonesia.
Visual Menarik dengan Teknologi Terbaru
Film ini menggunakan kombinasi teknik live-action dan animasi 3D, yang menjadikannya lebih menarik secara visual. Teaser film yang dirilis pada November 2025 telah mampu menarik perhatian publik berkat keindahan visual serta daya tarik dari alur cerita.
Upie Guava menyatakan bahwa teknologi hibrida tidak hanya memperluas ruang kreativitas, tetapi juga tetap mempertahankan kehangatan hubungan antar karakter. Proses kreatif yang dijalani dalam pembuatan film ini memberikan banyak tantangan sekaligus banyak peluang untuk inovasi.
Penonton diharapkan merasakan nilai-nilai kemanusiaan dari cerita yang dihadirkan, karena inti dari film ini terletak pada pengalaman keluarga dan petualangan yang penuh gairah. Dengan demikian, Pelangi di Mars ditujukan untuk semua usia.
Ide Cerita yang Sederhana Namun Menarik
Menurut Upie, ide di balik film ini sangat sederhana, yakni menciptakan semangat petualangan luar angkasa seperti film-film kesukaan mereka di masa kecil. Ia ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak Indonesia untuk menjadi pahlawan dalam petualangan menjelajahi alam semesta.
Harapan untuk menghidupkan kembali impian masa kecil ini menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang. Dengan konsep yang sederhana, Pelangi di Mars memberikan banyak potensi untuk berkembang dalam berbagai genre sinema.
Kombinasi antara ide yang kuat dan teknologi terkini diharapkan akan menjadikan film ini sebagai pelopor dalam industri film anak di Indonesia. Terobosan baru dalam narasi juga dinilai akan membawa warna baru dalam perfilman Indonesia yang terus berkembang.














