Pada awal tahun 2026, publik dikejutkan oleh insiden kebocoran pipa gas yang dialami oleh PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) di Riau. Kebocoran tersebut terjadi di jalur pipa Grissik Duri yang terletak di Desa Batu Ampar dan dilaporkan pada pukul 16:35 WIB pada tanggal 2 Januari.
Corporate Secretary TGI, Emil Ismail, segera memberikan keterangan terkait situasi tersebut. Ia menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk menangani insiden ini dengan cepat dan efektif, serta memastikan keselamatan semua pihak yang terlibat.
Perhatian utama saat ini adalah pada pengamanan lokasi dan keselamatan pekerja serta masyarakat di sekitar. Untuk itu, TGI telah menghentikan operasional kompresor dan menutup section valve terdekat guna menghentikan laju kebocoran gas.
Tindakan Cepat dan Efisien untuk Mengatasi Kebocoran Gas
Setelah kejadian, TGI langsung melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menangani kebocoran tersebut. Kolaborasi dengan pihak berwenang seperti tim pemadam kebakaran setempat juga segera dilakukan untuk meminimalkan risiko yang mungkin terjadi.
Proses investigasi pun dimulai segera setelah aksinya untuk menghentikan kebocoran. Tim lapangan bersama pihak terkait sedang bekerja keras untuk mengidentifikasi penyebab utama dari insiden yang membahayakan ini.
Menanggapi situasi darurat ini, TGI juga melakukan pemantauan terhadap tekanan gas di jalur pengiriman, berkoordinasi dengan pihak shipper dan buyer di Grissik-Duri. Keamanan objek vital di wilayah tersebut juga menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian setempat.
Pentingnya Aspek Keselamatan dan Lingkungan dalam Operasional
Dalam pernyataannya, Emil Ismail menjelaskan bahwa aspek HSSE (Health, Safety, Security, Environment) menjadi prioritas utama TGI. Perusahaan berusaha untuk menjamin keselamatan baik bagi pekerja maupun masyarakat yang tinggal di dekat jalur pipa.
Kebocoran gas semacam ini bisa berdampak serius terhadap lingkungan di sekitarnya. Oleh karena itu, TGI menerapkan standar ketat dalam setiap tahap operasional untuk meminimalkan potensi insiden yang berbahaya.
Emil juga meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan akibat insiden ini. Upaya untuk menjaga lingkungan dan keselamatan harus terus digalakkan demi kebaikan bersama.
Keterlibatan Pihak Berwenang dan Tim Investigasi
Koordinasi dengan pihak berwenang sangat penting dalam situasi seperti ini. TGI bekerjasama dengan kepolisian untuk memastikan keamanan lokasi dan memfasilitasi proses investigasi yang sedang berlangsung.
Tim investigasi berfungsi untuk melakukan analisa menyeluruh tentang penyebab kebocoran. Dengan demikian, TGI dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang lebih baik di masa depan.
Dalam situasi darurat semacam ini, keterbukaan informasi kepada masyarakat juga menjadi aspek penting. TGI berkomitmen untuk tetap memberikan update terkini mengenai kondisi yang ada dan langkah-langkah yang diambil.














